CINTA MATI

Ceritakan padanya kisah
Jasadnya seorang lelaki
Yang mati tenggelam
Pada air mata kekasihnya!

Rautnya beku berair pilu
Bekas memelas pada sang gadis
Mintakan barang sekejap ketenangan;
Telapak kakinya betapa kasar
Sisa diseret penuh paksa
Atas nama nyatanya ego;
Bola matanya hilang
Rusak dikoyak cabik kenaifan
Cinta itu mestilah buta;
Hilang pula hatinya
Ada bekas gerogotan perlahan
Pun jahitan dari patah berulang.

Di saku celananya yang kedodoran
Secarik catatan kumal ditemukan:
“Kebumikan aku pada gelapnya mata kekasihku.”

Dan kami lakukan
Lalu kembali pada hidup yang biasa.

Bandung, 11 Agustus 2016

Advertisements

One thought on “#17 Sebuah Puisi: Cinta Mati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s