SAJAK KAUS KAKI BOLONG

 

Padahal aku sudah bilang

Bapakmu sudah bilang

Ibumu sudah pula bilang

 

Sudah aku jangan dipakai lagi.

 

Masaku diganti sudah lewat

Seribu hari kalau tak salah ingat

Kakimu jadi banyak luka

Kamu malah tertawa

Bilang itu bikin tambah kuat

 

Aku cuma kaus kaki

Dibikin buat diinjak-injak

Aku dulu bagus pun percuma

Masih tetap diinjak-injak

Sudah bolong begini kamu masih pakai

Apa memang kamu suka menginjak-injak?

 

Kalau aku jadi orang

Kamu jadi kaus kaki bolong

Sama bingungnya kah kamu denganku?

 

Bandung, 29 Juli 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s