#5 Saya dan Beasiswa LPDP

lpdp1Berkaca pada post sebelumnya, saya termasuk beruntung karena dapat mengenal Beasiswa LPDP pada waktu yang tepat. Saya mulai mengetahui apa itu Beasiswa LPDP sekitar pertengahan tahun lalu. Saat itu saya sedang getol-getolnya mencari informasi mengenai studi ke luar negeri. Beberapa teman saya kemudian menyarankan saya untuk mencari info tentang beasiswa, dan disitulah awal pertemuan saya dengan beasiswa LPDP.

Sejujurnya setelah momen itu saya tidak lanjut mencari info tentang LPDP, karena fokus untuk mengerjakan Tugas Akhir. Baru pada bulan Maret tahun ini, menjelang kelulusan, saya mulai kembali iseng mencari info LPDP sembari mengurus pendaftaran ke universitas. Dari hasil baca-baca dan bertanya pada senior saya yang telah mendapatkan beasiswa LPDP (Gabriella Alodia, saat ini sedang melanjutkan studinya di Paris), saya memutuskan untuk serius mengejar beasiswa ini. Saya akan menceritakan kronologis rinci apa saja langkah yang telah saya lalui hingga saat ini, siapa tahu teman-teman yang berminat untuk mengejar beasiswa LPDP bisa terbantu, hehehe.

Pertama, saya membuat akun untuk pendaftaran online di LPDP disini, Setelah teman-teman mendaftar, teman-teman akan mendapatkan email untuk aktivasi akun. Pendaftaran baru bisa dilakukan setelah akun berhasil diaktifkan. Saran saya, coba cek spam di email teman-teman jika email tersebut tidak muncul di inbox.

Kedua, saya melakukan pendaftaran secara online. Pendaftaran dilakukan dengan mengisi seluruh data serta mengunduh dokumen yang diminta. Data yang diminta kurang lebih sama seperti apa yang ada di CV teman-teman, mulai dari informasi diri hingga prestasi. Setelah itu, teman-teman diminta untuk mengunggah dokumen-dokumen berikut:

  1. Ijazah, sebagai bukti teman-teman telah menyelesaikan studi tingkat sebelumnya.
  2. Transkrip Akhir, sebagai bukti bahwa IPK teman-teman memenuhi syarat (minimal 3.00 dari skala 4.00)
  3. Rencana Studi, yaitu tulisan yang teman-teman buat untuk menjelaskan mengenai universitas tujuan teman-teman, bagaimana sistem pendidikannya, serta rencana teman-teman kedepannya. Teman-teman dapat mengunduh rencana studi yang telah saya buat disini.
  4. Sertifikat Bahasa (TOEFL/IELTS/TOEIC), dengan nilai minimal untuk studi dalam negeri adalah TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 600, dan untuk studi luar negeri adalah TOEFL iBT® 79/ IELTS™ 6,5/TOEIC® 750.
  5. Surat Pernyataan, yaitu surat yang dibuat bahwa teman-teman bersedia untuk menjalankan poin-poin yang disyaratkan LPDP. Jangan lupa tempelkan materai 6000 rupiah.
  6. Surat Izin Belajar, yaitu surat yang wajib disertakan oleh teman-teman yang sedang bekerja. Surat ini bertujuan untuk membuktikan bahwa perusahaan tempat teman-teman bekerja mengetahui teman-teman akan melanjutkan studi.
  7. Surat Rekomendasi, yaitu surat yang ditulis oleh seorang tokoh masyarakat yang mengenal teman-teman. Surat ini bertujuan untuk menunjukkan seperti apa diri teman-teman dalam kehidupan bermasyarakat, melalui opini tokoh tersebut.
  8. Letter of Acceptance dari universitas. Salah satu keunggulan dari beasiswa LPDP adalah teman-teman TIDAK WAJIB melampirkan LoA jika memang teman-teman belum mendapatkannya dari universitas tujuan teman-teman. Jika teman-teman mendapatkan beasiswa LPDP dalam kondisi tersebut, teman-teman akan diberikan waktu satu tahun untuk berburu LoA dari universitas idaman teman-teman.
  9. Kartu Tanda Penduduk, sebagai bukti bahwa teman-teman adalah Warga Negara Indonesia.

Selain diminta untuk melengkapi data serta mengunduh berkas, teman-teman juga diminta untuk menulis dua buah esai dengan tema “Sukses Terbesar Dalam Hidupku” dan “Peranku Untuk Indonesia”, dengan jumlah minimal kata dalam masing-masing esai tersebut adalah 500 kata. Setelah seluruh persyaratan yang diminta telah dilengkapi, klik submit, maka teman-teman telah selesai melakukan pendaftaran online. SELAMAT!

TIPS: Catat dan perhatikan deadline pendaftaran dari masing-masing periode. Format dari Surat Pernyataan, Surat Izin Belajar, dan Surat Rekomendasi dapat teman-teman unduh disini. Pastikan jumlah kata dalam esai sesuai sebelum mensubmit seluruh data pendaftaran (saya sempat kecele soalnya, hehehe..). Jangan lupa gabung ke grup FB Beasiswa LPDP disini.

Jika setelah dilakukan verifikasi oleh Tim Beasiswa data teman-teman dinyatakan lengkap dan valid, teman-teman dapat lanjut ke tahap seleksi selanjutnya, WAWANCARA dan LEADERLESS GROUP DISCUSSION. Sedikit bercerita, saya mengikuti tahapan seleksi tersebut di Bandung (lokasi: Unpad DU) pada tanggal 10-11 Juni 2014 kemarin. Saat itu ada tiga tahapan yang saya lalui, yaitu:

  1. Verifikasi data. Pada tahap ini saya diminta untuk menunjukkan Ijazah asli, Transkrip Akhir Asli, Sertifikat Bahasa asli, Surat Rekomendasi asli, Surat Pernyataan asli, serta Letter of Acceptance. Pastikan seluruh dokumen ini teman-teman bawa, karena kelalaian dapat mengakibatkan teman-teman langsung dinyatakan gugur.
  2. Wawancara. Pada tahap ini saya berhadapan dengan tiga (3) orang pewawancara yang terdiri dari dosen dan psikolog. Secara garis besar hal yang ditanyakan berasal dari rencana studi dan esai yang telah teman-teman tulis, walaupun tidak menutup kemungkinan ada hal-hal “ajaib” yang muncul (Mitosnya ada yang pernah diminta untuk baca puisi, menyanyi, hingga diminta menjelaskan makna serta lambang Pancasila). Wawancara dilakukan dengan bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dimana porsi antara keduanya benar-benar based by luck. Durasi wawancara berkisar antara 15-45 menit.
  3. Leaderless Group Discussion (LGD). Pada tahap ini saya masuk kedalam sebuah kelompok kecil (empat orang) untuk kemudian diminta mendiskusikan suatu topik. Seluruh proses diskusi diawasi oleh psikolog yang bertugas untuk menilai performa dari masing-masing anggota kelompok. Sesuai dengan namanya, “Leaderless“, kami diminta untuk tidak menunjuk seseorang dari kelompok untuk menjadi pemimpin diskusi. Diskusi harus dapat tetap mengalir dan memunculkan sebuah kesimpulan dalam waktu 30 menit.

TIPS WAWANCARA: Tempo hari saya diminta menggunakan Bahasa Inggris hanya saat memperkenalkan diri, dan pertanyaan yang diajukan lebih banyak mengenai rencana studi saya. Sangat jelas terlihat adanya pembagian peran dari pewawancara, salah satunya sebagai orang yang akan “menekan” teman-teman. Pastikan teman-teman menguasai betul rencana studi serta esai, tetap santai saat menjawab pertanyaan, serta jawab semua pertanyaan dengan jelas. Pasti lancar.

TIPS LGD: Sebetulnya saya juga bingung bagaimana proses penilaian selama diskusi, tapi usahakan supaya teman-teman bisa menempatkan diri dengan baik di dalam kelompok. Tidak ada salahnya menunjukkan kemampuan apa yang teman-teman punya, namun akan jauh lebih baik jika teman-teman bisa mengkolaborasikan kemampuan seluruh anggota kelompok untuk menghasilkan kesimpulan yang ciamik.

Setelah tahapan seleksi wawancara selesai, yang saya lakukan selanjutnya adalah menunggu pengumuman. Tahap yang paling mendebarkan, sebab jika saya berhasil lulus tahap ini maka saya akan lanjut ke tahap Program Kepemimpinan (PK), yang artinya saya dinyatakan sebagai Kandidat Penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia. Setelah menunggu selama dua minggu, Alhamdulillah saya dinyatakan lulus tahapan seleksi wawancara dan berhak mengikuti Program Kepemimpinan. Alhamdulillah Ya Allah, Alhamdulillah..

Untuk mempermudah gambaran tahapan pelaksanaan seleksi, dibawah ini adalah timeline seleksi Beasiswa LPDP yang telah saya ikuti hingga hari ini (25 Juni 2014):

  1. 19 Mei 2014 – Deadline Penarikan Data Periode Juni (Pendaftaran Online)
  2. 26 Mei 2014 – Pengumuman Lulus Seleksi Administrasi
  3. 5 Juni 2014 – Menerima undangan Seleksi Wawancara dan LGD
  4. 10-11 Juni 2014 – Seleksi Wawancara dan LGD
  5. 23 Juni 2014 – Pengumuman Seleksi Wawancara dan LGD

Itulah sebagian tahapan seleksi Beasiswa LPDP yang telah saya ikuti, teman-teman. Saat ini, saya tengah menanti kepastian jadwal Program Kepemimpinan. Saya mohon doa teman-teman, supaya saya diberikan kelancaran dalam proses seleksi beasiswa ini, dan saya berharap semoga teman-teman bisa termotivasi dan segera menyusul, hehehe. STAY TUNED!

Advertisements

8 thoughts on “#5 Saya dan Beasiswa LPDP

  1. Makasih udah nulis dengan begitu detail. Sangat membantu!
    Kebetulan saya lolos tahap wawancara untuk bulan ini. Sudah dapat emaip tentang lokasi dan tanggal tempat wawancara. Namun tidak ada info tentang pukul berapa acara di mulai.
    Ngomong2 waktu dulu kakak tes wawancara apa diberi tahu waktu jelasnya acara? Trus dateng jam berapa?
    Makasih.

  2. Kak Pandu mau tanya kalau sesi tes wawancaranya itu pukul berapa ya dimulainya? Saya dapat email dari lppd tapi hanya mengenai lokasi dan tanggal, tidak mencantumkan pukul berapa para peserta sebaiknya harus datang.
    Makasih

    1. Sama-sama.. Senang bisa membantu. Masalah jadwal kumpul wawancara itu biasanya diemail seminggu sebelum tanggal wawancara, dan jadwal sesi wawancara sama LGD kita diumumkan on the spot di lokasi.

  3. wah terima kasih sekali untuk kaka yang sudah menulis blog yang lengkap ini.. saya masih di semester 7 sekarang, dan dari blog kakak ini, saya mendapatkan gambaran plan kedepannya untuk mengikuti beasiswa LPDP, semoga semua yang menginginkan beasiswa ini dapat sukses mendapatkannya dan menggunakannya dengan baik. 🙂 🙂

  4. Bagus banget tulisannya ngebantu bgt 🙂 such an inspiring. I’ve several questions for you. Semoga kaka mau bantu jawab ya huhu :’)

    1. Kalo lolos untuk mengikuti PK apakah artinya udah pasti mendapat beasiswa?
    2. Kalo boleh tau, rentan waktu dari pengumuman peserta PK dengan waktu pelaksaan, hingga pengumuman pasti siapa saja yg mendapat beasiswa berapa lama ya? Apakah di akhir PK lsg diumumkan siapa saja yg berhak?
    3. Saya berencana mendaftar LPDP periode maret 2015 untuk beasiswa ke UK, dengan periode kuliah yg akan dimulai pada bulan september 2015. Menurut kaka apakah itu memungkinkan? atau waktunya mepet bgt sama deadline masa kuliahnya?

    Maaf ya ka kepanjangan nanya nya haha, I really hope you can help me tho.
    Makasih sebelumnya 🙂

    1. halo 🙂

      1. begitu kita lulus seleksi wawancara kita sudah dinyatakan sebagai penerima beasiswa, dimana salah satu kewajibannya adalah mengikuti PK.
      2. Peserta PK otomatis pasti mendapat beasiswa, kecuali yang bersangkutan mengundurkan diri dan lain hal.
      3. Masih memungkinkan kok, cuma mungkin kita harus gerak cepat aja jadinya buat ngurus segala sesuatunya..

  5. Kaa, selamat soree saya boleh tanya ya kaa. Tentang surat rekomendasi tokoh itu, jika surat rekomen dari dosen sendiri bisakah kira2? Kalo boleh tau juga kaka dulu dapat surat rekomen dr siapa ka? Maaf ya ka kalo lebanyakan tanya. Makasi sebelumnya kaa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s